KAJIAN & RUJUKAN TRADING FOREX DALAM PANDANGAN AGAMA ISLAM

1⃣▪ FATWA DEWAN SYARI’AH MUI :

Fatwa Dewan Syari’ah Nasional MUI No 28 Tahun 2002 Dengan Transaksi “SPOT” di PERBOLEHKAN.

▪SPOT
Transaksi jual beli forex yang diharuskan selesai dalam hari yang sama.
Apabila ada keterlambatan tidak boleh lebih dari 2 hari.

✅ YANG TIDAK DIPERBOLEHKAN :

▪SWAP
Biaya yang muncul karena karena transaksi lebih dari 1 hari.
▪OPTION
Kontrak untuk memperoleh hak beli dan hak jual yang tidak harus dilakukan atas sejumlah unit valas pada harga dan jangka waktu atau tanggal akhir.
▪FORWARD
Transaksi jual beli valas yang ditetapkan saat sekarang diberlakukan pada saat akan datang.
▪SPREAD BETTING
Adalah produk dengan nilai leverage yang berarti investor hanya perlu menyetor prosentase kecil dari nilai posisi.
Misalnya jika nilai suatu posisi adalah $50.000 dan persyaratannya margin adalah 10%, diperlukan deposit hanya $5.000.
▪BINARY
Adalah bersifat spekulasi dengan dua pilihan naik atau turun dengan batas waktu tertentu ketika mulai menekan deal sampai waktu jatuh tempo.

➖🕸️➖

2⃣▪PENDAPAT ULAMA (Ust Abd Somad).

Trading forex boleh asalkan tidak mengandung 3 UNSUR.

(1)▪GHISY (penipuan)

CONTOHNYA :
➖ Berbohong tentang Brokernya.
➖Berbohong terkait kurs $ yang berlaku.
➖Berbohong tentang hasil tradingnya.
➖Berbohong tentang tradingnya (tidak di tradingkan ngaku di tradingkan).

(2)▪ZUL (aniaya)

CONTOHNYA :
➖Pembagian profit yang tidak seimbang untuk pihak investor.
➖Pembagian profit yang tidak jujur dengan investor.

(3)▪GHARAR (perjudian).

CONTOHNYA :
➖ Tidak ada skill / keahlian trading ngaku ahli trading kepada investor.
➖Trading tanpa analisa keahlian akan tetapi hanya murni andalkan alat dan spekulasi saja.

3⃣▪MUKTAMAR NU Ke-32 di Makasar Tahun 2010.

MENYATAKAN :

(1)▪Trading forex boleh dilakukan manakala barang yang diperdagangkan (mabi’) memiliki unsur yang jelas menurut ciri dan sifatnya secara ‘urfy (adat dan kebiasaan).

Dan barang yang diperjual belikan tidak ada unsur Menipu, menyembunyikan cacat, dan tidak ada unsur judi / spekulatif.

▪Salah satu yang menjadi dasar kuat adalah :

Hadist Shahih yang di riwayatkan oleh IMAM BUKHARI dalam Shahih Bukhari, Kitab Al-Buyu’ :

Yang artinya : Dagangkanlah emas dengan perak dan perak dengan emas sekehendakmu.

(2)▪HARAM manakala HARGA tidak sesuai dengan saat pembeli memutuskan transaksi dan di saat transaksi tersebut di terima oleh penjual (broker).

(3)▪BOLEH manakala harga saat beli adalah sama dengan saat diterimanya transaksi oleh penjual (broker).

➖🕸️➖

Trading FOREX BUKAN JUDI.

(1)▪Judi bersifat untung untungan.
Sementara di forex tidak karena dapat dilakukan analisa secara teknikal dan fundamental.
(2)▪Judi bersifat merugikan lawan.
Sedangkan dalam forex bersifat win win silution dan bersifat saling menguntungkan.
(3)▪Dalam judi tidak ada produk yang diprdagangkan.
Sedangkan forex jelas jual beli mata uang.
(4)▪Hasil judi tidak bisa diprediksi.
Sedangkan dalam forex ada manajemen keuangan yang jelas sehingga batas keuntungan dan batas kerugian dapat di kontrol.
(5)▪Hasil dari judi tidak bisa diprediksi.
Sementara forex bisa dipastikan 100% apabila harga sudah terlalu tinggi maka harga akan turun, begitu juga sebalilnya.
(6)▪Judi dilarang keras oleh Negara, sedangkan forex diperbolehkan oleh Negara.



Submit a comment

*Your email address will not be published. Required fields are marked with a dot.